Posts

Showing posts from January, 2021

Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 6)

Image
   Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 6) Hikmah dari Menjalankan Aqiqah Bagi Umat Islam Banyak hikmah dan keutamaan yang dapat dipetik dan diraih dari proses pelaksanaan ibadah aqiqah, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: Aqiqah membantu dalam mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karuniaNya berupa kelahiran seorang anak. Karena nantinya anak tersebut diharapkan dapat menjadi penerus yang sholeh dan sholehah bagi keluarganya. Melaksanakan aqiqah berarti meneladani dan mengikuti sunnah dari Rasulullah SAW. Aqiqah adalah momen untuk berbagi pada sesama dan mempererat tali persaudaraan serta silaturahmi. Aqiqah adalah bentuk perasaan gembira dan upaya membagikan kegembiraan tersebut pada orang lain. Kambing Aqiqah Sumedang

Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 5)

Image
   Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 5)  Dalil-Dalil Dasar Melakukan Aqiqah Di bawah ini terdapat beberapa dalil yang menjelaskan tentang sunnahnya melaksanakan aqiqah bagi anak yang baru lahir. Dari Samurah bin Jundab, Rasulullah SAW bersabda:  “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”  (Hadits shahih Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad , Ad Darimi) Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, Rasulullah SAW bersabda:  “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.”  (Hadits Riwayat Bukhari) Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, Rasulullah SAW bersabda :  “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.”  (Hadist Riwayat Ahmad, Thabrani dan al-Baihaqi) Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda :  “Bayi laki-laki di...

Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 2)

Image
    Tata Cara Aqiqah Dalam Islam (Bagian 2) 3. Membagi daging hewan hasil aqiqah: Dalam tata cara aqiqah menurut agama Islam, daging aqiqah yang sudah disembelih harus dibagikan kepada para tetangga dan kerabat. Namun terdapat perbedaan antara daging hasil aqiqah dengan daging kurban. Dalam bentuk pembagiannya, daging aqiqah harus diberikan dalam keadaan yang sudah matang, tidak boleh masih dalam kondisi mentah layaknya daging kurban. Hadits Aisyah r.a: “Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi) Orang yang memiliki hajat dan keluarganya juga disunnahkan untuk mengonsumsi daging aqiqah. Sementara, sepertiga daging lainnya diberikan pada tetangga dan fakir miskin. Hal ini seperti yang tertuang dalam firman Allah SWT: “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. - Q.S...